Lanjut, Sri Harkasik bahwa dirinya berusaha mempertahankan rumah tangga, dan untuk surat laporan ke Inpektorat provinsi jawa timur bisa memberikan keadilan baginya.

“YH bersikeras untuk mencerikan dengan dengan alas an yang macam-macam,” lanjutanya.

Ditambahkan, sementara ini dengan YH telah pisah ranjang, dan yang lebih lagi, Sri Harkasik setiap bulan hanya diberikan nafkah sebesar Rp 2000.000,- untuk semua keperluan rumah tangga.

“setiap bulan hanya diberikan nafkah sebesar itu, dan untuk semua keperluan baik itu makan, listrik dan lain sebagainya,” tambahnya.

Dengan laporan ke  inpektorat provinsi jatim, Sri Harkasik berharap nantinya  bisa memberikan keadilan bagi saya dan keluarga. Sedangkan, bila usaha suami saya YH yang bersikeras terus mencerikan saya mendapatkan sangsi yang berat sampai pemecatan, saya iklas. Ujarnya. (Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *