Ngawi, Radar Timur.Net — Posyandu Pucanganom 1 Desa Kendal terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar rutin setiap bulan sepanjang tahun 2026.

Program ini menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan dasar yang lebih terpadu, menyeluruh, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Pelaksanaan ILP melibatkan berbagai unsur, mulai dari kader posyandu, tenaga kesehatan dari puskesmas, hingga partisipasi aktif warga setempat.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup pemeriksaan kesehatan remaja, usia produktif, hingga lansia dalam satu waktu dan lokasi yang sama. Setiap bulannya, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan seperti penimbangan balita, imunisasi, pemeriksaan ibu hamil, skrining penyakit tidak menular, edukasi gizi, serta konsultasi kesehatan.

Dengan pendekatan terintegrasi ini, masyarakat tidak perlu lagi mengakses layanan kesehatan secara terpisah, sehingga lebih efisien dan efektif.

Kader Posyandu Pucanganom 1 mengungkapkan bahwa antusiasme warga terus meningkat dari bulan ke bulan. Hal ini terlihat dari tingginya angka kehadiran serta partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kegiatan. Selain pelayanan kesehatan, ILP juga menjadi sarana edukasi penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat.

Desa Kendal turut memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan program ini, baik dari segi fasilitas maupun koordinasi lintas sektor. Pemerintah desa berharap pelaksanaan ILP yang konsisten sepanjang tahun 2026 mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, Posyandu Pucanganom 1 diharapkan dapat menjadi contoh layanan kesehatan terpadu yang optimal dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK, Sunarti Suwarno, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi motivasi utama dalam menjalankan program tersebut.

“Alhamdulillah di desa sini semua posyandu berjalan dengan baik serta antusias warga turut mendukung pula,” ujarnya. (Adv/Bw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *