Kediri, RadarTimur.Net – Ratusan personel gabungan TNI dan Polri akan disiagakan saat acara debat kedua Pilwali Kota Kediri. Pengamanan itu untuk mengantisipasi kerawanan dan gesekan antarpendukung.
Baca Juga :Gerak Cepat, Polda Jatim Terjunkan 4 Tim Tangani Peristiwa Pengeroyokan di Sampang
Debat digelar di Insumo Kediri Convention Center (IKCC), Rabu (20/11/2024) pukul 19.00 WIB. Rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan jelang debat pamungkas itu jika ada kemacetan.
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. berpesan kepada petugas agar tetap mengedepankan pendekatan yang humanis saat pengamanan.
“Saya harap anggota tetap melaksanakan tugas dengan ikhlas dan sesuai aturan yang telah ditetapkan, humanis dan menjaga kondusifitas terutama bagi para suporter pendukung paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri,” kata AKBP Bramastyo Priaji, Rabu (20/11/2024).
Baca Juga :Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024, Ketua KPU: Targetkan 85 Persen Partisipasi
Sementara itu Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K. mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan mengingat akses menuju lokasi debat Gedung IKCC, yakni Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri, akan ditutup jika memang sudah mengalami kepadatan kendaraan.
Penutupan akses jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri, itu ditutup mulai dari ujung utara Simpang Empat Alun-alun hingga ujung selatan Simpang Tiga Jetis.
“Rencana kita tutup di Simpang Jetis dan Simpang Alun-alun,” kata Afandy.
Afandy menerangkan, alasan penutupan Jalan Urip Sumoharjo itu untuk mengantisipasi pertemuan dua pendukung pasangan calon (paslon) yang sedang ikut berkontestasi debat Pilwali Kediri 2024.

