Begitu pentingnya fungsi mesin ADM ini sehingga pihaknya sudah menginstruksikan semua pemakaian mesin ADM diseluruh kecamatan, namun masih banyak kendala, karena ada di beberapa kecamatan yang kuota internetnya terbatas, listrik yang belum stabil, butuh stafol besar, ya ini semua membutuhkan anggaran, untuk itu Harry (panggilan Harry Setyo Budi) mengharapkan dukungan dari semua pihak baik itu dari Pemkab sendiri maupun pihak Legislatif, karena Dispendukcapil itu adalah salah satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat dan sangat di butuhkan masyarakat, “kalau bisa anggaran yang sudah di ajukan jangan di potong, kalau ditambah enggak apa”, ujarnya.

Pada kesempatan ini, Harry juga perlu mengklarifikasi adanya berita miring yang ditujukan ke instansi yang ia pimpinnya, bahwa kurang memaksimalkan penggunaan mesin ADM, sehingga kelihatan seperti tidak terpakai atau mangkrak, itu semua tidak benar, memang dari 33 mesin ADM ada 7 mesin ADM yang masih dalam perbaikan sedangkan sisanya 26 mesin ADM dalam kondisi normal, malah Harry sudah menginstruksikan kepada seluruh kecamatan untuk mengaktifkan mesin ADM nya dalam memproses  pembuatan KTP, KK dan KIA mulai jam 7 pagi, termasuk mensosialisasikan kepada masyarakat yang belum mempunyai email, agar segera membuatnya dan untuk layanan Adminduk (Administrasi Kependudukan) sendiri dilakukan pada jam kerja mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore, tegas Harry Setyo Budi. (Toe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *