Di tempat yang sama, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa sosialisasi perlu dilakukan sebagai sarana untuk memberikan pencerahan dan memperluas wawasan masyarakat serta para stakeholder terkait Pilkades serentak 2025 mulai dari Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa.
“Harapannya dengan sosialisasi ini, kita semua betul-betul memahami secara mendasar teknis Pilkades serentak sehingga segala perbedaan pemahaman yang berpotensi menimbulkan polemik di tengah masyarakat dapat kita hindari,” ucapnya.
Menurutnya, Pilkades merupakan agenda yang krusial oleh karenanya momentum tersebut penyelengaraannya harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh dengan mengedepankan prinsip demokrasi, hukum dan akuntabilitas publik.
“Kami siap 24 jam dan tak sungkan-sungkan mengajak masyarakat yang memang memiliki inovasi pemikiran untuk Kabupaten Sampang,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, setelah seluruh narasumber menyampaikan materi kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab dari para peserta yang hadir.
Peserta sosialisasi yang berasal dari berbagai unsur sangat antusias hingga tiga sesi dengan total 9 pertanyaan yang langsung dijawab oleh para narasumber dengan tujuan mencerahkan terkait Pilkades Serentak yang akan digelar di Tahun 2025. (*/faruk)
