Ngawi, Radar Timur.Net
Lebih dari 50 siswa SMKN 1 Sine terpaksa dilarikan kebeberapa Puskesmas terdekat diantaranya Puskesmas Sine , Puskesmas Ngrambe serta Puskesmas Tambakboyo setelah mengalami mual massal yang diduga akibat keracunan (1/10).
Mereka diduga keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari selasa (30/9) atau satu hari sebelumnya.
Gejala yang dialami para siswa di antaranya sakit perut hebat, mual, pusing, dan buang air berulang kali. Sejumlah siswa bahkan harus dibawa dengan ambulans karena kondisinya cukup mengkhawatirkan.
Kepala Puskesmas Ngrambe, Muda Trimaryo, menyebut kondisi pasien relatif stabil.
“Dari 19 yang masuk, sekarang tinggal 18 masih kita rawat. Kondisinya mulai membaik, semoga lekas bisa pulang,” ujarnya.
Sementara Nabila salah satu siswa SMK klas X menyebutkan bahwa dirinya mulai merasakan gejala mual maupun pusing sejak selasa malam hari.
Sementara itu pula Kepolisian Resor Ngawi menyelidiki penyebab dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa SMKN 1 Sine tersebut setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah setempat.
Kepala Satuan Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi di Ngawi, Rabu, mengatakan hingga saat ini penyebab dugaan keracunan tersebut belum bisa dipastikan. Hal itu mengingat gejala baru muncul beberapa jam setelah siswa mengonsumsi makanan MBG pada Selasa (30/9) siang.
