Kediri, RadarTimur.Net

Dana Desa (DD) tahun 2023 Kabupaten Kediri mengalami kenaikkan 10.34 persen dibandingkan tahun 2022. Dimana tahun 2022 sebesar Rp 337,5 miliar, ditahun 2023 menjadi 372 Miliar.

Peningkatan pagu DD Kabupaten Kediri langsung disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Kediri Nurwedi Tjahjono Kepala Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam pertemuan rabu (8/2) lalu.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam pertemuan itu menyebut terkait kebijakan penyaluran dana desa, bupati bertanggung jawab terhadap ketercapaian kelengkapan persyaratan penyaluran dana desa.

Dalam hal ini, setiap desa diharapkan segera melengkapi dokumen persyaratan penyaluran dana desa. Dengan persyaratan yang lengkap, dana desa dapat disalurkan untuk kegiatan sesuai dengan program pembangunan di desa.

“Penyaluran dana desa untuk BLT desa diajukan terpisah dengan dana desa non BLT,” kata Mas Dhito panggilan akrab Bupati Kediri.

Adapun syarat yang harus dilengkapi untuk menerima penyaluran dana desa yakni Peraturan Desa (Perdes) APBDes 2023, dan Peraturan Kepala Desa terkait KPM BLT Dana Desa 2023.

Meningkatnya pagu dana desa Kabupaten Kediri pada tahun 2023 sebesar 10,34 persen itu diharapkan diiringi dengan peningkatan kualitas pembangunan.

Penyaluran dana desa tahun 2023 telah dilakukan KPPN Kediri. Dari 343 desa yang ada di Kabupaten Kediri, hingga 7 Februari 2023, baru empat desa yang telah lebih dahulu menerima penyaluran Dana Desa non BLT tahap pertama dan BLT Dana Desa triwulan pertama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *