Sementara itu, Plt Kepala DPUPR, Irwan Chandra menyebutkan selain jembatan, Mas Dhito juga terus melakukan perbaikan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya.
Menurutnya, Kabupaten Kediri juga berhasil menangani 50,49 kilometer Jalan, 12,43 kilometer talud, serta penanganan saluran drainase sepanjang 9,24 kilometer.
“Proses perbaikan jalan yang mengalami kerusakan terus dilakukan,” kata Irwan.
Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Kediri tahun 2021 sampai 2026, DPUPR mentargetkan supaya dapat menjaga jalan dalam kondisi baik 89-90 %.
Dimana jalan-jalan tersebut diharapkan dapat menunjang peningakatan ekonomi di berbagai sektor utamanya pariwisata.
Mas Dhito kembali mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kediri punya komitmen serius untuk membangun infrastruktur serta menyelesaikan persoalan kerusakan jalan.
Pihaknya menyebut, perbaikan-perbaikan tersebut akan diteruskan di tahun mendatang. “Saya yakin masih banyak jalan-jalan yang perlu diperbaiki. Perbaikan itu akan kami tuntaskan secara berkala di tahun depan,” pungkas Mas Dhito.
Sedangkan di tahun depan, bupati muda berkacamata tersebut tengah berupaya membangun sebuah stadiun bertaraf internasional. Dengan pembangunan ini pihaknya berharap akan tumbuh Sport Tourism baru di Bumi Panjalu. (Har/Kominfo).
