Tak hanya jajanannya saja, sekarang ini seni Kelurahan Banjaran sudah mulai bersemi. Menurut Abdullah Abu Bakar, Kelurahan Banjaran sudah banyak berubah. Banyak lukisan di dinding di Banjaran ini yang dapat merubah psikologi masyarakat di Banjaran khususnya anak-anak. Sehingga bila dilihat daerahnya lebih indah.

Wali Kota Kediri juga berpesan kepada  warga Banjaran untuk selalu kompak dan semangat. Warga yang bisa seni, jaranan, melukis, membuat jajanan agar ditunjukkan. Namun ini semua juga membutuhkan biaya dan kreativitas sehingga harus didukung dan harus mandiri. “Sudah benar Banjaran ini membuat kampung keren ini, kalau bisa didukung dengan dana Prodamas maka akan jauh lebih baik lagi,” imbuhnya.

Bagi warga yang ingin berkunjung ke Festival Senja ini dapat menikmati berbagai macam hiburan seperti pertunjukkan tari tradisional, pagelaran karawitan, pertunjukkan teater, live music akustik, pagelaran wayang alit, modern dance, grafiti dan mural jamming, pameran fotografi, pameran visual art, pameran prestasi, workshop wayang karton, workshop pemanfaatan barang bekas, lapak UMKM jajanan dan kuliner, serta lapak industri kreatif.

Hadir dalam acara ini Camat Kota Arief Cholisudin, Lurah Banjaran Rohmat Setyo Rianto, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Senja Banjaran Febrantari Widodo, Ketua Panitia Seppy Andrio dan warga Kelurahan Banjaran. (Kom/Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *