“Jangan bekerja karena melihat bupati tapi niatkan bekerja itu adalah ibadah dan bekerja itu adalah pengabdian,”sampainya.

Gus Muhdlor juga berpesan untuk selalu bersinergi antar OPD lainnya. Bekerja bersama-sama membangun Kabupaten Sidoarjo menjadi kunci sukses roda pembangunan yang dijalankannya.

“Kita hadir sebagai pelayan masyarakat, layani seluruh masyarakat Sidoarjo dengan baik sehingga semuanya senang, semuanya berbahagia, nyaman hidup di Kabupaten Sidoarjo,”sampainya.

Dalam kesempatan tersebut Gus Muhdlor juga menegaskan bahwa pelantikan yang dilakukan tidak dibumbui oleh imbalan apapun. Dirinya tegaskan bahwa tidak ada uang sepeserpun yang masuk kedirinya untuk dapat menjadi Kadis atau Kaban. Pengangkatan Kadis maupun Kaban didasarkan pada kapabilitas seorang pejabat itu sendiri.

“Saya tidak pernah minta apa-apa, saya mengangkat siapapun itu mulai dari staf ke Kasi, Kasi ke Kabid, Kabid ke sekretaris atau Kabid ke kepala dinas tidak pernah minta embel-embel apapun, boleh di cek, kalau ada satu rupiah saja atau kemudian sampai ada laporkan,”ucapnya.

Sementara itu hasil seleksi JPT Pratama kemarin masih tersisa tiga pimpinan OPD yang kosong. Diantaranya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR). (Haris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *