“kegiatan posyandu kita laksanakan rutin setiap bulan dengan memberikan asupan gizi balita juga memberikan penyuluhan bagaimana memberikan tambahan gizi,” tutur Suyitno.

Selain itu, dalam kegiatan posyandu ini sebagai upaya mengurangi kasus stunting yang sekarang ini menjadi perhatian pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah juga sampai pemerintah desa.

Disinggung anggaran, Suyitno menjelaskan bahwa kegiatan posyandu diambilkan dari anggaran Dana Desa (DD), dan tahun 2022 ini kita anggarkan kurang lebih sebesar Rp 30 juta, Jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *