“Tolong perbaiki manajerial untuk wasdal rutin kepada anggota, masih banyaknya pelanggaran yang dilakukan anggota, tingkatkan kembali doa sebelum bertugas dalam mengawali kegiatan, jadikan doa sebagai ikhtiar dan rasa syukur!” tutur Kapolresta.

Tidak hanya itu, Alumni AKPOL 2001 tersebut juga mengingatkan segenap anggota mengenai bedanya gangguan kamtibmas antara wilayah kota dan kabupaten.

“Potensi adanya kelompok – kelompok yang tidak suka dengan konsep kesatuan Negara Indonesia ini masih nyata, bahwa Potensi wilayah bencana dan gangguan kamtibmas berbeda dengan kota dan kabupaten, jadi lakukan analisa secara cerdas!” pesan AKBP Rofiq.(jekyridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *