Wali Kota Kediri menambahkan Kota Kediri mulai membuat event-event sepeda agar gairah bersepeda masyarakat tidak surut. Sehingga bersepeda ini tidak hanya menjadi trend karena pandemi namun bisa menjadi gaya hidup sehat masyarakat Kota Kediri. Bahkan kota sepeda ini sudah lekat dengan Kota Kediri sejak dulu.

“Saya sendiri kan pesepeda jadi sudah pasti saya juga pengennya Kota Kediri ramah bagi pesepeda. Sejarahnya dulu Kota Kediri itu kota sepeda. Kalau lihat foto-foto lama saat bubaran Gudang Garam itu ribuan orang bersama-sama gowes bareng pulang ke rumah seusai kerja. Juga waktu berangkat mereka semua bersepeda karena Kota Kediri ini hanya 3 kecamatan sangat bisa ditempuh dengan sepeda,” imbuhnya.

Sementara itu, pemilihan nominator kota ramah sepeda ini melalui polling di media massa untuk mendapat nama unggulan awal kota ramah sepeda. Daerah-daerah yang masuk dalam nominasi kota ramah sepeda ini sesuai klasifikasi yang sudah ditentukan berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk. Dari hasil polling tersebut, dewan juri melakukan penilaian untuk mendapat kandidat kota ramah sepeda. Ada tiga komponen penilaian yakni adanya komitmen, ketersediaan infrastruktur, serta adanya infrastruktur sosial. (Kominfokotakediri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *