Kota Kediri telah mengalami perbaikan level. Sebelumnya pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 57 Tahun 2021 yang terbit tanggal 1 November, Kota Kediri masuk pada PPKM Level 2. Salah satu indikator yang mempengaruh adalah tracing. Untuk memperbaiki indikator tersebut, Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat. Langkah yang diambil dengan meningkatkan jumlah tracing di Kota Kediri.

Abdullah Abu Bakar Wali Kota Kediri mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga Kota Kediri agar tetap berada pada level ini. Sehingga pada evaluasi dua minggu ke depan Kota Kediri berada pada level 1. Apabila Kota Kediri bisa terus mempertahankan level 1 maka Pemerintah Kota Kediri bisa melakukan akselerasi ekonomi dan pembelajaran tatap muka terbatas secara optimal. “Kita harus bersama-sama menjaga Kota Kediri untuk tetap di Level 1. Kalau ini terus terjaga kita akan mudah untuk memulihkan perekonomian di Kota Kediri dengan lebih cepat dan anak-anak kita bisa terus melakukan pembelajaran tatap muka terbatas,” ujar Wali Kota Kediri, Kamis (4/11) di Balai Kota Kediri.

Kota Kediri berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Hal itu berdasar pada Asesmen Situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per tanggal 2 November. Hasil asesmen tersebut didapat karena beberapa indikator di Kota Kediri dinilai baik. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *