Sidoarjo, Radartimur.Net
Wakil Bupati Sidoarjo Subandi mengajak para pegiat pendidikan berperan aktif mencerdaskan peserta didiknya.
Pegiat pendidikan di Sidoarjo diminta terus meningkatkan kompetensi diri sebagai pengajar sekaligus pendidik. Hal itu dilakukan untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi keberhasilan siswa sesuai zamannya.
Wakil Bupati Sidoarjo Subandi mengajak para pegiat pendidikan berperan aktif dalam mencerdaskan peserta didiknya. “Khususnya Kabupaten Sidoarjo harus mampu mengembangkan budaya literasi,” harapnya.
Subandi mengatakan, melalui pendidikan berbasis literasi dan numerasi yang terintegrasi mulai dari keluarga, sekolah, sampai dengan masyarakat, mampu menumbuhkan budi pekerti. Meningkatkan budaya membaca, mengintegrasikan ilmu, adab dan akhlak dalam meraih kesuksesan siswa.
“Pintu masuk untuk mengembangkan budaya literasi bangsa adalah melalui penyediaan bahan bacaan dan peningkatan minat baca anak,” ujarnya.
Untuk penumbuhan budi pekerti, maka minat baca anak perlu dipupuk sejak usia dini. Didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang bermutu dan terjangkau akan mendorong pembiasaan membaca dan menulis.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidoarjo tahun 2020, kemampuan membaca dan menulis di Kabupaten Sidoarjo sebesar 99,35 persen untuk laki-laki dan 98,59 persen untuk perempuan. Persentase tersebut pada kelompok penduduk usia 15 tahun ke atas.
Minat baca yang minim berakar dari pendidikan dasar yang belum sepenuhnya menerapkan pentingnya literasi dan numerasi. Sehingga, peningkatan mutu sumber daya pendidik menjadi faktor yang sangat dibutuhkan saat ini, karena pendidik memegang peranan penting dalam kemajuan bangsa. (Ris)
