Upaya peningkatan Indeks Pendidikan telah dilakukan melalui: Penyediaan anggaran yang memadai sesuai dengan mandatory spending (alokasi anggaran wajib) bidang pendidikan sebesar 20 persen. Memastikan bahwa 20% anggaran dikelola untuk membiayai program dan kegiatan yang mengarah kepada capaian output dan outcome.
Pelaksanaan pendidikan wajib dasar 9 tahun di Kota Mojokerto sudah sangat baik. Antara lain, melalui penyediaan fasilitas serba gratis mulai dari angkutan umum, seragam, sepatu, alat tulis dan paket kuota dan internet.
Meskipun target pendidikan dasar sudah tercapai, Ning Ita harus melakukan intervensi program agar masyarakat Kota Mojokerto mendapat level pendidikan yang tinggi.
Melalui, program penyediaan beasiswa dari APBD, kerjasama di luar Pemerintah Kota Mojokerto, dan kerjasama dengan pihak Perguruan Tinggi yakni pemberian beasiswa pendidikan.
Misalnya dengan Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto dan BAZNAS melalui program Satu Rumah Satu Sarjana.
Dalam sosialisasi ini, Wali Kota Ning Ita juga memberikan arahan perihal sikap patuh dan taat. (Jekyridwan)
