‘inilah harus menjadi semangat motivasi bagi kita betapa berat yang kita hadapi di saat pandemi ini, kita harus tetap bertahan dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia dari kota Mojokerto yang berdaya saing ke depannya. Karena hasil yang akan kita panen puluhan tahun ke depan itu adalah atas hasil ikhtiyar kita saat ini,” imbuh Ning Ita.

Hal lain yang disampaikan Ning Ita dalam kegiatan tersebut adalah untuk mengukur pencapaian IPM Pembangunan Manusia) di Kota Mojokerto. Di dalam IPM tersebut ada tiga indikator, salah satunya indeks pendidikan. Selama tiga tahun kepemimpinan Ning Ita di Kota Mojokerto, IPM mengalami peningkatan secara signifikan, meskipun di tengah pandemi tidak mengalami penurunan.­

“Nah saya berpesan kepada seluruh pengampu di sektor pendidikan ini, untuk terus mengembangkan inovasi dana kreatifitasnya,” katanya.(jekyridwan,)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *