Madiun, RadarTimur.Net – RSUD Caruban terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui pemenuhan sarana dan prasarana rumah sakit. Salah satu pembangunan yang saat ini dikerjakan adalah pembangunan doorloop, yang dilaporkan telah mendekati tahap penyelesaian.
Proyek doorloop tersebut menggunakan anggaran dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan total nilai Rp1.252.832.085,13, dan memiliki masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Direktur RSUD Caruban, dr. Farid Amirudin, menjelaskan bahwa pembangunan doorloop ini bertujuan mempermudah mobilitas pasien, pengunjung, maupun tenaga kesehatan, khususnya yang menggunakan kursi roda atau alat bantu lainnya.
“Pembangunan doorloop ini bertujuan untuk membantu pergerakan pasien, pengunjung, dan staf yang menggunakan kursi roda atau alat bantu lainnya,” ujar dr. Farid.
Dengan hadirnya fasilitas baru ini, pihak rumah sakit berharap pelayanan dapat semakin nyaman dan alur pergerakan di lingkungan RSUD Caruban semakin lancar.
Lebih lanjut, dr. Farid Amirudin menuturkan bahwa pembangunan doorloop merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Madiun dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. Menurutnya, mutu pelayanan yang baik akan memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan keselamatan pasien yang berobat di RSUD Caruban.
Selain itu, pembangunan doorloop juga menjadi bagian penting dari desain rumah sakit yang inklusif, guna memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses fasilitas kesehatan tanpa hambatan.
Reporter : Farida
