Lumajang, RadarTimur.Net— Pembangunan talud dinilai menjadi solusi efektif untuk mengatasi banjir yang kerap melanda area pertanian warga di Dusun Tanjungsari, RT08/RW04, Desa Mangunsari, Kecamatan Tekung. Selain mengurangi risiko banjir, talud juga berfungsi mencegah abrasi di sepanjang bibir sungai.
Kepala Desa Mangunsari, Muhammad Salim, menjelaskan bahwa selama ini area persawahan warga sering berubah seperti aliran sungai ketika hujan deras. Kondisi tersebut membuat tanaman rusak dan menurunkan hasil pertanian.
“Pembangunan talud untuk mengurangi banjir di Dusun Tanjungsari, karena selama ini di area persawahan warga Mangunsari kalau hujan besar itu selalu seperti sungai. Dengan adanya talud yang sedang dikerjakan dari dana BKK, insyaallah bisa mengurangi banjir hingga 80%,” ujarnya saat ditemui di kantor desa, Senin (17/11/25).
Pada tahun anggaran 2025, Desa Mangunsari menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 150.000.000 dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan talud dengan volume panjang 120 meter dan tinggi 1,5 meter, berlokasi di bantaran sungai Dusun Tanjungsari. Pelaksanaan dilakukan oleh TPK Desa Mangunsari.
“Pembangunan talud mendapatkan anggaran BKK senilai 150 juta. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang yang telah menganggarkan dana ini. Sangat bermanfaat bagi warga kami, terutama saat musim hujan ketika area persawahan sering banjir dan masuk ke perkebunan warga,” lanjutnya.
Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 85% dan ditargetkan selesai dalam dua minggu ke depan. Proses pembangunan juga menggunakan sistem padat karya.
“Pekerjaan dilakukan dengan padat karya sehingga ikut membantu perekonomian warga. Semua pekerjanya warga Desa Mangunsari. Untuk satu talud ini, dibutuhkan 15 pekerja selama kurang lebih satu bulan dua minggu,” jelas Salim.
Dengan adanya pembangunan talud tersebut, pemerintah desa berharap permasalahan banjir yang bertahun-tahun mengganggu aktivitas pertanian dapat teratasi, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
Reporter : David
