Ngawi, RadarTimur.Net – Pagelaran Ngawi Batik Fashion 2025 berlangsung meriah pada Sabtu (5/10) di kawasan ikonik Benteng Van Den Bosch (Benteng Pendem). Mengusung tema “Culture in Harmony”, acara ini memadukan nilai tradisi dan sentuhan modern dalam balutan batik khas Ngawi, Wahyu Ngawiyat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Ngawi, Mahmud Rosadi, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya ajang budaya ini.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ngawi. Kreativitas pembatik dan desainer lokal mampu menunjukkan identitas daerah melalui motif batik yang sarat makna,” ungkap Mahmud.
Ngawi Batik Fashion tahun ini berhasil menembus 110 besar Karisma Event Nusantara (KEN), program strategis dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang bertujuan mengangkat destinasi unggulan nasional.
Mahmud menilai pencapaian tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong ekonomi kreatif masyarakat, khususnya bagi pelaku seni, budaya, dan UMKM di Kabupaten Ngawi.
Sebagai bentuk dukungan, Diskominfo SP berkomitmen memperkuat eksistensi batik lokal melalui strategi promosi digital, branding daerah, dan publikasi lintas kanal informasi.
“Pagelaran ini efektif memperkuat citra Ngawi di sektor pariwisata. Sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan,” jelas Mahmud.
Menariknya, perwakilan dari Diskominfo SP, Rizki Nurrachman, juga turut tampil mempromosikan pesona batik Ngawi dalam ajang tersebut.
Melalui kegiatan seperti Ngawi Batik Fashion, pemerintah daerah berharap potensi budaya lokal dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat jati diri Ngawi sebagai kota yang kaya akan warisan budaya.
Reporter : Budi
