Malang – RadarTimur.Net
Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Korwil Malang Raya resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (24/4), Pelantikan ini menjadi momentum penguatan sinergi dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Malang Raya.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si. mewakili Bupati Malang, para camat se-Kabupaten Malang, Ketua GAPEMBI Jawa Timur H. Makhrus Sholeh, S.H., jajaran pengurus GAPEMBI Jatim, Ketua GAPEMBI Malang Raya R. Djoni Sujatmiko, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar menegaskan bahwa pada tahap awal pelaksanaan program masih ditemukan sejumlah kendala di lapangan. Karena itu, ia berharap persoalan serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Pada awal-awal pelaksanaan SPPG memang ada beberapa persoalan. Ke depan saya berharap hal seperti itu tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Budiar juga menegaskan akan melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program di Kabupaten Malang. Jika ditemukan pelanggaran, terutama terkait standar operasional dan perizinan, pemerintah daerah tidak akan segan mengambil tindakan tegas.
“Khusus untuk SPPG di Kabupaten Malang, saya akan turun langsung. Kalau saya temukan ada yang tidak sesuai, izinnya tidak akan saya keluarkan,” tegasnya.
Selain itu, Pemkab Malang mendorong agar rantai pasok bahan pangan, khususnya komoditas hortikultura, benar-benar melibatkan potensi lokal Kabupaten Malang. Menurutnya, daerah ini memiliki kapasitas besar sebagai sentra produksi pertanian yang mampu menopang kebutuhan program MBG.
“Distributor hortikultura saya harapkan benar-benar berasal dari Kabupaten Malang. Karena potensi terbesar ada di sini,” katanya.
Pemerintah daerah juga akan mengecek kualitas rantai pasok serta higienitas bahan pangan agar makanan yang diberikan kepada siswa memenuhi standar kesehatan dan gizi.
Sementara itu, Ketua GAPEMBI Jatim Makhrus Sholeh menegaskan bahwa pengurus baru Korwil Malang Raya harus segera bergerak membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional (BGN), dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Teman-teman yang sudah dilantik di Korwil Malang harus segera take action. Kolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder sangat krusial untuk menyukseskan program ini agar sesuai dengan harapan para penerima manfaat,” ujar Makhrus kepada awak media.
