Nganjuk, Jatim RadarTimur.Net — Jomsen Silitonga – Sabtu 03/10/2026 Suasana religius menyelimuti kegiatan Haul Muasis-Masyayikh YPIS Nurul Huda dan Sesepuh RT 05 RW 02 Desa Wates, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan tersebut berlangsung dengan rangkaian doa dan sholawat bersama Majelis Munajat Aghisni (MMA) pimpinan Gus Zamroji dari Nganjuk, didampingi Hadroh Al-Wafa Bi’ahdirrosul.

Kegiatan haul menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenang jasa para muasis, masyayikh dan sesepuh yang telah memberikan keteladanan serta turut mewarnai perjalanan kehidupan keagamaan dan pendidikan masyarakat Desa Wates.

Sejumlah tokoh agama, ulama, kiai, nyai, ustadz dan ustadzah, tokoh masyarakat, jajaran Pemerintah Desa Wates, Babinkamtibmas, Babinsa, serta pengurus NU Desa Wates beserta badan otonomnya turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda Desa Wates, K. Ahmad Rodli Faqih, juga disebut dalam rangkaian penghormatan kepada para tokoh yang hadir. Begitu pula para dewan ustadz dan ustadzah YPIS Nurul Huda.

Dalam sambutan pembukaan, panitia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah yang hadir. Bapak Sumarno beserta keluarga dan Ibu Sri Insiyah beserta keluarga selaku shohibul hajat juga menyampaikan terima kasih kepada para ulama, tokoh masyarakat dan seluruh jamaah yang telah meluangkan waktu menghadiri kegiatan tersebut.

Rangkaian acara kemudian diisi dengan pembacaan doa dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Lantunan sholawat dari Majelis Munajat Aghisni (MMA) bersama Hadroh Al-Wafa Bi’ahdirrosul menambah suasana khidmat di lokasi kegiatan.

Panitia mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum haul bukan hanya sebagai kegiatan mengenang para pendahulu, tetapi juga sebagai kesempatan mempererat silaturahmi serta melanjutkan nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan para ulama dan sesepuh.

“Semoga dengan hadirnya kita pada malam hari ini benar-benar membawa keberkahan untuk kita semua,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam sambutan kegiatan.

Selain doa dan sholawat, rangkaian acara juga dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan tausiyah sebagai bagian dari kegiatan keagamaan.

Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa tradisi haul dan sholawat masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial-keagamaan warga. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara ulama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, keluarga besar YPIS Nurul Huda dan masyarakat Desa Wates.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Para jamaah berharap pelaksanaan haul tersebut membawa keberkahan bagi keluarga besar YPIS Nurul Huda, masyarakat Desa Wates dan seluruh pihak yang hadir.

( Kaperwil Jatim  /  RadarTimur.Net )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *